Kudus - Mewujudkan masyarakat Kudus yang semakin sejahtera adalah visi dari Bupati Kudus periode 2013-2018. Visi yang perkuat dengan program 4 pilar tersebut akan terus dilanjutkan pada periode kedua kepemimpinannya ini.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Kudus,Musthofa, dalam rilisnya yang dikirim ke Tribun Jateng, Sabtu
(1/3/2014).
Menurutnya, itu bukanlah hanya sekadar sebuah janji.
Terbukti sejak dilantik tahun 2008-2013 program tersebut manfaatnya sangat
dapat dirasakan oleh masyarakat. Pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah,
wajib belajar 12 tahun yang terjangkau dan berkualitas terlaksana secara
baik.
Sebagai bukti keberhasilannya, Presiden RI memberikan
penghargaan Upakarti kepadaBupati Kudus atas kepedulian UMKM, satya lencana
bidang pendidikan, dan berbagai penghargaan lainnya.
"Selalu saya sampaikan, jangan ada anak putus sekolah
hanya karena orang tuanya tidak mampu secara ekonomi," kata Musthofa usai melakukan safari jum'at di Masjid
Tarbiyyatul Muttaqin, Desa Bae, Kecamatan Bae, Jumat (28/2/2014) kemarin.
Selain itu, pelayanan kesehatan gratis di puskesmas dan
rumah sakit bagi warga kurang mampu, serta kesempatan kerja bagi
masyarakat juga tetap menjadi fokus tersendiri bagi Bupati yang telah memimpin
Kudus pada periode kedua ini.
"Kami berharap, jangan sampai ada masyarakat Kudus yang
menganggur dan tidak bekerja," ujarnya.
Berbagai macam bantuan, di antaranya bantuan
sarpras ibadah, santunan kematian, dan bedah rumah juga akan tetap dilanjutkan
pada tahun ini.
"Semua program ini untuk masyarakat. Maka, saya
menyampaikan terima kasih atas dukungan terhadap program-program
pemerintah ini. Kami tidak bisa berbuat baik, jika tidak
mendapatkan dukungan masyarakat," tambahnya.
Pada safari Jum'at kemarin, Musthofa menyerahkan bantuan sarana prasarana peribadatan
sebesar Rp. 7,5 juta rupiah kepada pengurus Masjid Tarbiyyatul Muttaqin Desa
Bae, Bae.






0 comments:
Post a Comment